Mengapa Harus Marah Ketika Bisa Tersenyum?

Mendung menyelimuti kota di pagi ini, sayangnya hujan sepertinya tidak kunjung turun. Setelah kemarin panas yang begitu menyengat, bisa jadi jika tidak memakai sun block kulit seperti roti yang terpanggang lama di oven “gosong”.

Segala aktivitas di pagi ini, dengan penuh semangat, wajah gembira, dan itu yang terjadi setiap hari. Melihat ke atas langit sambil berdoa dalam hati “semoga semua berjalan lancar”. 

Langit terbentang luas jika saja ada doraemon mungkin kita akan meminjam baling-baling bambunya dan terbang dengan perasaan bebas sambil berkata “ I fell free“, mungkin perasaan itu akan kita temukan atau jika kita melihat laut, berenang di kolam yang luas, atau naik jet coaster dimana kita bisa teriak-teriak dengan lantang walaupun orang lain melihat, mereka nggak akan mengganggap kita crazy karena orang-orang juga melakukannya,hehehe.
Mengapa Harus Marah Ketika Bisa Tersenyum?
Mungkin marah adalah luapan emosi bagi sebagian orang dan sesudah itu akan merasa lega, tetapi bagaimana dengan efeknya untuk orang-orang yang kita cintai??? Jika itu adalah masalah kecil kenapa harus dibesar-besarkan. Mencoba berpikir dengan sudut pandang yang berbeda, membuang kacamata lama dan menggantinya dengan yang baru. Memang membutuhkan sedikit bahkan lebih banyak kesadaran untuk berubah, “legowo” lebih bersabar tapi keyakinan someday semua akan berubah menjadi manis. Karena percaya apa yang kita tanam hasilnya juga akan berbuah manis.

Kita tidak perlu menghabiskan hidup kita dengan orang-orang yang tidak menyukai kita, selama kita melakukan yang terbaik sejauh yang kita bisa. Melihat orang yang berwajah murung akan berefek pada sekitarnya, dan seperti “efek asap rokok”, dimana ada sebab pasti ada akibat. Merekapun akan berlaku sama terhadap kita. Mungkin juga mereka akan melihat kita dengan sudut pandang yang negative. Terkadang kita juga berekspresi marah, sedih tapi tetap mencoba membungkus semua dengan sebuah senyum, dimana senyum kita adalah ibadah. Aku menyebutnya melegakan dan menghibur hati dan terbukti itu sangat berefek.


"Mulailah tersenyum untuk dunia pagi ini"

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan berikan Saran dan Kritiknya, untuk kemajuan blog dan kenyamanan bersama.