Toxoplasma Toxoplasmosis Parasit Toxoplasmosis

toxoplasma
Toxoplasma atau biasa disebut Toxoplasmosis yaitu salah satu penyakit yang diakibatkan oleh adanya infeksi dari sejenis parasit yang disebut toxoplasmogondii. Parasit ini biasanya terdapat pada bulu kucing dan hewan peliharaan yang lainnya.

Lalu pada siapa dan apa pengaruh dari parasit toxoplasmogondii ini? Pada kenyataannya bahwa parasit ini (toxoplasmogondii) menyerang dan menginfeksi kandungan. Atau dapat dikatakan bahwa ibu yang sedang hamil sangat rentan terjangkit parasit ini, karena parasit toxoplasmogondii menyerang kandungan.

Bagaimana cara parasit toxoplasmogondii menginfeksi kandungan? Pada intinya parasit ini lebih mudah untuk dimatikan atau di bunuh asalkan benar dalam tatacara pembersihannya. Parasit ini dapat berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain dengan perantara suatu medium, apapun medium itu maka parasit ini dapat menempel. Umumnya parasit ini menempel pada makanan. Nah, dari makanan inilah parasit ini dapat menyerang kandungan jika ibu yang sedang hamil yang memakannya.

Parasit ini menempel pada makanan ketika masih dalam bentuk telur yang biasanya disebut ookista. Ookista ini sebenarnya ada di bagian tinjanya. Namun yang namanya hewan ya tidak pernah membersihkan bekas kotorannya sehingga kemungkinan ookista ini berada ditubuhnya atau badan hewan itu.

Ookista ini dapat menempel pada makanan dan menyebarkan parasit ke tubuh jika ibu yang sedang hamil itu memakan makanan bias itu buah-buahan dan sayuran yang tercemar parasit toxoplasmogondii ini. Selain itu juga karena makan daging setengah matang. Nah, ko daging ya? Memang kita memakan daging hewan peliharaan? Hmmm… yang dimaksud daging disini bias daging sapi atau daging apapun yang ketika hidupnya hewan itu memakan tumbuhan atau rerumputan yang tercemar parasit toxoplasmogondii. Harus diketahui parasit ini dapat bertahan sekitar 18 bulan di dalam tanah.

Beberapa akibat toxoplasma pada manusia:
1. Pada Pria, infeksi akut toxoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Bila berlangsung terus menerus dapat menyebabkan kemandulan. Toxoplasma dapat menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut menjadi mandul, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur.

2. Seperti pada pria, infeksi toxoplasma yang berlangsung terus menerus dapat menginfeksi saluran telur wanita. Bila saluran ini menyempit atau tertutup, sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma. Yang paling berbahaya adalah akibat toxoplasma terhadap janin/fetus. Kista toxoplasma bisa berada di otak janin menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan syaraf seperti gangguan syaraf mata (buta). Akibat lainnya adalah janin dengan ukuran kepala yang besar dan berisi cairan (hidrocephalus).

Untuk itu, ibu hamil perlu memperhatikan hal-hal berikut agar terhindar dari toxoplasmosis:
1. Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir setelah melakukan kontak atau menyentuh hewan berdarah panas.

2. Menghindari makan daging setengah matang. Biasanya daging pada sate belum matang sempurna, jadi lebih baik menghindari daging yang disate.

3. Menghindari makan sayuran mentah, karena dikhawatirkan masih terdapat ookista yang menempel (bisa terbawa angin air hujan). Mencuci bersih sayuran mentah tidak menjamin hilangnya ookista yang mungkin menempel dilipatan-lipatan sayuran.

4. Menjalani tes laboratorium pada trimester pertama kehamilan akan sangat bermanfaat untuk deteksi dini toxoplasmosis.

Mungkin itu yang dapat disampaikan mengenai penyakit Toxoplasma atau Toxoplasmosis yang disebabkan oleh Parasit Toxoplasmogondii atau yang disingkat Toxoplasma Toxoplasmosis Parasit Toxoplasmogondii


Baca Artikel Lainnya:

1 comments:

Silahkan berikan Saran dan Kritiknya, untuk kemajuan blog dan kenyamanan bersama.