PN Code Dalam Transmisi Sinyal CDMA

PN Code yang mempunyai satuan chips, merupakan sinyal pemerlebar sinyal informasi dan digunakan untuk membedakan antara kanal/pengguna satu dengan yang lainnya. Pemilihan PN Code harus dilakukan dengan hati-hati dengan memperhatikan beberapa kriteria [2,3] sbb:
  1. Mudah diterapkan
  2. Mempunyai 2 level (-1 & 1) atau (0 & 1)
  3. Mempunyai auto correlation yang tajam untuk memungkinkan sinkronisasi kode.
  4. Mempunyai beda jumlah '0' dan '1' hanya satu (one zero balance)untuk memperoleh spectrum density yang bagus.
  5. Harga cross correlation yang rendah. Dengan semakin rendah harga cross correlation maka jumlah kanal dalam satu pita frekuensi semakin tinggi.
Secara umum, PN-Codes dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis [4]; yaitu linear dan non-linear. Kode linear dibangkitkan dengan mengkombinasikan keluaran feedback shift register dalam fungsi yang tetap yang biasanya bermudulo 2. Sedangkan kode non-linear diperoleh dengan melakukan feedback shift register sebagai fungsi waktu.

Untuk sistem dengan kecepatan informasi yang sama dapat digunakan kode GOLD dan MAKSIMAL, tetapi untuk multirate telah diperkenalkan oleh Viterbi [5] 'low rate orthogonal convolutional' untuk menghasilkan cross correlation yang rendah.

Itulah informasi mengenai fungsi PN code dalam transmisi sinyal CDMA.

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan berikan Saran dan Kritiknya, untuk kemajuan blog dan kenyamanan bersama.