Robot Institut Teknologi Bandung (ITB)


Siapa yang tidak kenal Institut Teknologi Bandung (ITB)? ITB saat ini sedang melakukan penelitian robot yang nantinya akan berfungsi sebagai robot penanggulangan dan penyelematan bencana alam di Indonesia.

"Pengembangan robot untuk penanggulangan dan penyelematan bencana alam ini terinsipirasi dari kejadian gempa bumi di Bantul." Itulah kiranya ucapan dari salah seorang Peneliti Robot ITB Kusprasapta Mutijarsa.

Riset yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bertujuan untuk membuat robot penanggulangan dan penyelematan bencana alam tersebut ini sebenarnya telah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Namun, belum kelar karena masih dalam tahap pengembangan.

Robot yang dibuat oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memiliki dimensi yang cukup kecil karena hanya memiliki panjangnya sekitar 30 cm, lebar 20 cm dan tinggi sekitar 15-20 cm.

Pembuatan dan penelitian robot untuk penanggulangan dan penyelamatan bencana alam ini dilakukan oleh STEI serta Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. Kerjasama ini diharapkan akan menjadikan robot utuh yang berfungsi sesuai harapan.

Rencananya robot cerdas buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini nantinya akan dilengkapi dengan sebuah kotak makanan dan P3K. Sehingga benar-benar dapat berfungsi sebagai robot penanggulangan dan penyelematan bencana alam.

Robot ini juga dilengkapi dengan sensor ultrasonik, kamera dan base untuk mengendalikan gerakan robot.

Diharapkan dengan fasilitas dan desain serta peralatan yang dimiliki robot buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, robot dapat berjalan menyusuri daerah bencana alam dan akan mencari korban-korban bencana alam.

Karena dimungkinkan robot ini akan melalui jalan yang sedikit agak rumit di lokasi bencana sehingga robot ini harus diteliti dan dikembangkan dengan serius, terutama dibagian alat jalannya. Opsinya adalah pengguaan kaki atau menggunakan ban tank.

Sebenarnya kendala utama dari riset robot buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini adalah pada dana dan sebagian peralatan yang harus disediakan dari luarnegeri. Sehingga waktu untuk penyelesaiannya akan sedikit terhambat.

Semoga saja robot penanggulangan dan penyelamatan bencana alam buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini dapat segera selesai dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan berikan Saran dan Kritiknya, untuk kemajuan blog dan kenyamanan bersama.