Asal Usul Kehidupan Manusia dan Makhluk dalam Islam

Asal Usul Kehidupan Manusia dan Makhluk dalam Islam
Asal Usul Kehidupan Manusia dan Makhluk dalam Islam telah disepakati bahwa semua kehidupan awalnya berasal dari Yang Maha Ada, yaitu dari Allah Swt. Manusia yang pertama kali diciptakan oleh Allah Swt adalah Nabi Adam a.s dan diciptakan langsung dari sari pati tanah, sedangkan manusia keturunan dari Adam yang diciptakan dari setetes air mani atau segumpal darah. Perbedaannya adalah sebagai berikut :

  1. Adam diciptakan langsung oleh Allah dari tanah dan Allah meniupkan roh-Nya ke dalam jiwa Adam.
  2. Manusia keturunan dilahirkan melalui perkawinan antara laki-laki dan perempuan. Jika perempuan hamil, Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh-Nya ke dalam janin sang bayi yang masih berada di alam rahim sang ibu.
Asal usul alam semesta pun keberadaannya sama dengan manusia yang diciptakan oleh Allah. Allah Swt pula yang telah menciptakan alam semesta dengan firmannya dalam surat Al-Anbiya’ ayat 30. Dalam islam kehidupan berawal dari sesuatu yang bersifat air. Dalam surat An-Nur ayat 45 menjelaskan bahwa Allah telah menciptakan barbagai jenis tumbuhan yang berasal dari air. 

Demikian pula, Allah Swt menciptakan berbagai jenis hewan. Setiap hewan dan tumbuhanpun diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan dan menciptakan berbagai kehidupan lain di alam semesta ini sebagaimana Allah menyatakan dalam surat ar-Rad’ ayat 13.

Betapa menakjubkan semua ciptaan Allah ini. Guruh, halilintar, para malaikat, dan semua makhluk-Nya bertasbih dengan cara sendiri-sendiri. Suara halilintar yang menggelegar merupakan bukti bahwa dia sedang memuji Allah, tetapi bagaimana jika pujian-pujian halilintar itu setiap hari terdengar oleh manusia? Sungguh sangat menyeramkan. Karena rahman dan rahimnya Allah, pujian halilintar tidak selamanya terdengar oleh manusia.

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan berikan Saran dan Kritiknya, untuk kemajuan blog dan kenyamanan bersama.